Pemilukada 2018, Bakesbangpol Gelar Pendidikan Politik

oleh -385 views
Gambar Pendidikan Politik Bakesbangpol Kabupaten Bojonegoro

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) (Bakesbangpol) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bojonegoro, gelar pendidikan politik generasi muda dan masyarakat, di kecamatan Kepohbaru pada, (8/2/2018).

Agenda yang bertemakan “mendorong pemilukada 2018 yang sehat, cerdas dan produktif dalam pembangunan demokrasi di Bojonegoro” ini, dihadiri oleh sepuluh (10) kecamatan se Bojomegoro.

selanjutnya, Nanang Eko Winarto, selaku kepala bidang (Kabid) Hubungan antarlembaga Bangkesbangpol  Kabupaten Bojonegoro, mengatakan, terima kasih untuk seluruh peserta yang sudah mendukung berjalannya acra ini, dan adapun tujuan bapak, ibu datang kesini, agar kita bisa belajar bersama untuk perihal politik, karena sebentar lagi, kita akan punya hajat besar, yaitu pemilukada. Dalam acara ini, kami, Bangkesbangpol Kabupaten Bojonegoro mengundang 10 kecamatan, dan kami berharap setiap kecamatan mengirim 15 orang dari beberapa unsur, agar nantinya ke 15 orang ini bisa memberi informasi kepada masyarakat tentang apa yang didapat dalam agenda ini, tutur nanang dalam sambutannya.

Gunardi, Camat Kepohbaru, mengatakan, Selamat datang untuk seluruh undangan, saya mohon maaf kepada bapak ibu sekalian yang telah hadir lebih dulu, kami mohon maaf mewakili peserta yang belum hadir dan masih dalam perjalanan, mungkin yang dari temayang juga kita tunggu, karena jalannya juga kurang baik, anggap saja itu kenikmatan dalam perjalanan. kami berharap untuk seluruh unsur masyarakat , mohon doanya agar berjalannya pemilukada Bojomegoro 2018 berjalan dengan lancar, sukses dan aman, ucapnya.

Senada dengan itu, Drs. Kusbiyanto, selaku, kepala Bakesbangpol Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, mengungkapkan, manusia adalah makhluk politik, kemudian terkait bakespangkol, kaitannya dengan pendidikan politik, wawasan kebangsaan, dan ke organisasian kalau dulu terkait sosial, itu dulu. Bojonegoro ini lintasan konflik, ini juga merupakan upaya untuk meminimalisir konflik. saya berharap, agenda ini ialah untuk mencerdaskan wawasan politik, kemudian nanti pada tanggal 12 Februari 2018, akan ada penetapan calon sah. Pelaksanaan pilkada itu bukan segala galanya, karena itu jalan konstitusi untuk pelaksanaan demokrasi. sehingga jangan sampai terjadi konflik yang berkelanjutan, pungkasnya.

Lebih kanjut, Drs. H. Suyoto, M.Si. Selaku Bupati bojonegoro, mengatakan,  jangan sampai kita acuh tak acuh dan tidak menggunakan hak pilih kita, itu mengapa RPJMD Bojonegoro pilar ke enam ialah, lahirnya pemimpin pemimpin yang baik. dan kemudian bangkesbangpol pada hari ini melaksanakan agenda pendidikan politik generasi muda dan masyarakat, ucapnya.[SAD].