KONI Bojonegoro, Merumuskan Program Kerja Tahun 2019

oleh -66 views
Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, Ali Mahmudi SH MH, saat memberi sambutan di acara pembukaan rapat kerja KONI, sabtu (02/11/2019)

Bojonegoro|grees.id-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Kerja (Raker), bertempat disalah satu hotel di Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, selama dua hari, Sabtu (02/11/2019) sampai Minggu (03/11/2019), guna membahas program kerja KONI tahun 2020.

Kegiatan tersebut dibuka langsung Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro, Dandi Suprayitno AP MSi, kegiatan tersebut dihadiri anggota Dewan Kehormatan KONI, Arif Januarso SSos MSi, Drs Sahari MM dan Wahyu Subagdiono SSos, Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, Ali Mahmudi SH MH, Wakil Ketua I KONI, Mulyono MM MPd, Wakil Ketua II KONI, Dr Cuk Triono Singgih MM, dan seluruh pengurus KONI serta perwakilan Cabang Olahraga (Cabor) yang ada di Bojonegoro.

Ketua Panitia Raker, Dr Cuk Triono Singgih MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan kegiatan raker tersebut adalah untuk merumuskan program kerja KONI, dalam membangun olahraga yang berprestasi di Kabupaten Bojonegoro.

“Selain mengundang seluruh pengurus KONI, kegiatan ini juga mengundang perwakilan seluruh cabang olahrga di Bojonegoro, yang masing-masing Cabor diwakili dua orang,” kata Dr Cuk Triono Singgih MM.

Dalam Rapat Kerja kali ini akan membahas penyusunan program kerja dari 8 bidang KONI diantaranya Bidang Perencanaan dan Anggaran, Bidang Pembinaan Prestasi, Bidang Olahraga, Bidang Pendidikan dan Penataran, Bidang Pembinaan Hukum dan Advokasi, Bidang Media dan Humas serta Bidang Kesejahteraan Pelaku Olahraga.

“Semoga dalam penyusunan program ini ada sinergi antara para atlet, pelatih dan cabor dengan KONI dan Pemerintah, dalam hal ini Dinpora, sehingga program yang tersusun nantinya dapat menjadi acuan dalam pembangunan atau pembinaan olahraga di Bojonegoro,” tambah Dr Cuk Triono Singgih MM.

Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, Ali Mahmudi SH MH, menuturkan bahwa seluruh kegiatan yang disusun dalam rapat kerja tersebut nantinya harus disinergikan dengan kebijakan Pembangunan atau pembinaan Olahraga di Kabupaten Bojonegoro.

“Hal penting yang harus diperhatikan adalah sinergi antara program kerja yang disusun dengan kebijakan Pembangunan Olahraga di Kabupaten Bojonegoro,” kata Ali Mahmudi.

Sementara, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bojonegoro, Dandi Suprayitno AP MSi, dalam sambutannya menjelaskan bahwa sebuah organisasi tanpa perencanaan yang matang, komitmen bersama, kesadaran, maka mustahil organisasi itu akan berjalan maksimal dan optimal.

“Mimpi kami adalah bagaimana olahraga Bojonegoro memiliki pegangan, arah serta tujuan, untuk memastikan cabang olahraga yang bisa didanai atau tidak atau mungkin ditutup. Semua harus jelas karena seluruh penggunaan anggaran harus transparan,” kata Dandi.

Dandi juga menyampaikan bahwa hasil evaluasi yang dilakukan Dinpora terhadap usulan program cabang olahraga, jika dibandingkan dengan penggunaan anggaran tahun 2019, sekilas beberapa cabor belum memaksimalkan anggaran untuk pola pembinaan.

“Beberapa cabor hari ini mentok, hanya beberapa orang saja yang dibina, dan beberapa pelatih. Ini membuktikan bahwa pembinaan dibawah masih belum maksimal,” lanjut Dandi.(io/sah)

Dikelola dari beberapa sumber