, , , , , ,

Bojonegoro Dapat Sepuluh Cabor dalam Porprov Jatim 2019

oleh -367 views

Bojonegoro – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jawa Timur 2019, rencananya akan digelar di empat Kabupaten, yaitu Kabupaten Gresik, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro. Hingga saati ini 33 cabang olah-raga (cabor) akan di pertandingkan serta 7 (tujuh) cabang olahraga lainnya, diusulkan untuk dapat dipertandingkan. Dari 33 (tiga puluh tiga) cabang olahraga tersebut, 10 (sepuluh) cabang olahraga menurut rencana akan digelar di Bojonegoro.

H Lukman Wafi SH MSi, Ketua Umum KONI Bojonegoro, menerangkan bahwa berdasarkan hasil rapat koordinasi yang dilaksanakan pada Senin (02/04/2018) di Sekretariat KONI Jawa Timur, antara Pengurus KONI Provinsi Jawa Timur bersama Pengurus KONI dari 4 (empat) kabupaten yang ditunjuk menjadi tuan rumah dalam Porprov Jawa Timur 2019, yaitu KONI Kabupaten Gresik, KONI Kabupaten Lamongan, KONI Kabupaten Tuban dan KONI Kabupaten Bojonegoro, diputuskan 10 cabang olah raga akan diselenggarakan di Kabupaten Bojonegoro.

Kesepuluh cabang olah raga tersebut yaitu, tenis meja, bina raga, bola voli indoor, sepak bola, panahan, sepak takraw, judo, catur dan angkat besi.

“Khusus untuk cabor Bola Voli Indoor, KONI Bojonegoro juga mengusulkan agar babak kualifikasi dilaksanakan di Bojonegoro, dan untuk cabor sepakbola, akan digelar bersama di empat kabupaten,” jelas Lukman Wafi.

Sementara itu, untuk tujuh cabor akan diselenggarakan di Kabupaten Gresik, yaitu kempo, sepak bola yang digelar bersama, biliard, bridge, renang, selam dan senam.

Selanjutnya untuk Kabupaten Lamongan, akan digelar delapan cabor yaitu, aeromodeling, gulat, pencak silat, taekwondo, sepakbola yang digelar bersama, bola basket, wushu dan panjat tebing,

Sedangkan di Kabupaten Tuban, terdapat sebelas cabor yang akan diselenggarakan, yaitu bola voli pantai, sepakbola yang diselelnggarakan bersama, sepatu roda, futsal, balap sepeda, drum band, tinju, tenis lapangan, karate, bulu tangkis dan atletik.

Lukma Wafi menjelaskan, bahwa dari 33 cabor yang sudah pasti akan dipertandingkan, masih terdapat tujuh cabor lagi yang saat ini diusulkan untuk dipertandingkan pada porprov nanti, termasuk venue atau tempat pelaksanaan pertandingan, yaitu paralayang di Tuban, hoki di Gresik, anggar di Bojonegoro, pentaque di Tuban atau Bojonegoro, menembak di Lamongan, Muathai di Gresik dan tarung drajat di Lamongan.

“Semisal usulan tersebut disetujui, maka masih ada kemungkinan terdapat dua cabor lagi yang akan di selenggarakan di Bojonegoro,” lanjut Lukman Wafi.

Senada dengan itu, untuk menghadapi Prorprov Jatim 2019, Lukman Wafi menuturkan, bahwa Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Bojonegoro telah melaksanakan program Pusat Pelatihan Kabupaten (Puslatkab), yang mulai dilaksanakan pada bulan Juni 2017 lalu. Dengan puslatkab tersebut diharapkan mampu untuk meningkatkan prestasi para atlet Bojonegoro, sehingga saat ajang Porprov 2019 mendatang mereka mampu meraih prestasi yang maksimal.

“Tentunya kami berharap dengan program Puslatkab ini atlet Bojonegoro mampu menigkatkan kualitas serta mampu meraih prestasi diajang porprov 2019,” harapnya.

Setiap kali penyelenggaraan Porprov Jatim, jumlah cabang olah-raga yang dipertandingkan selalu bertambah, namun pada Porprov jatim VI/2019 kali ini, jumlah cabor yang dipertandingkan justru mengalami penurunan, dibanding Porprov V/2015 yang diselenggarakan di Banyuwangi, yang mempertandingkan 35 cabor dan pada Porprov VI/2019, turun menjadi 33 cabor.

Salah satu alasannya karena cabor yang dipertandingkan dalam Porprov VI/2019, diambil dari cabor yang juga dipertandingkan pada level di atasnya, khususnya Pekan Olahraga Nasional (PON). Namun demikian, terdapat beberapa cabor yang dipertandingkan di PON, tetapi belum dipastikan bahwa akan dipertandingkan di Porprov VI/2019, yaitu hoki, anggar dan tarung derajat, yang saat ini masih dalam usulan. [io].

Diolah dari beberapa sumber.